• Home
  • Beli Template Ini
  • Versi Mobile
  • Pasang Iklan Murah

Cerita Sex - X

Kumpulan Foto , Artikel Dewasa Terbaru dan Berita Terkini

  • Home
  • Foto Hot
    • Anak Sekolah
    • Indonesia
    • Jepang
    • Korea
    • China
    • U. S
  • Prediksi
    • Togel
    • Bola
  • Cerita Sex
  • Blogging
  • Trick dan Tips
  • Kesehatan
Home » Cerita sex » Cerita Sex Terbaru 2012 | Rok Mini,ketat Gadis SMU

Cerita Sex Terbaru 2012 | Rok Mini,ketat Gadis SMU

Cerita Dewasa Terbaru Rok Miniku dan ketat gadis smu

Cerita Dewasa ini mengisahkan sebuah cerita dewasa tentang pergaulan yang terjadi pada anak smu sekarang. Jadi begini awal mula cerita seks ini dikisahkan dari seorang yang bernama Yunita. Yunita adalah
seorang gadis pelajar kelas 3 di sebuah SMU negeri terkemuka di kota Bandung. Gadis yang berusia 18 tahun ini memiliki tubuh yang sekal dan padat, kulitnya kuning langsat. Rambutnya tergerai lurus sebahu, wajahnya sangat cantik danimut.
Dia adalah anak bungsu dari lima bersaudara, ayahnya adalah seorang pejabat yang kini bersama ibunya tengah bertugas di ibukota, sedang kakak-kakaknya tinggal di berbagai kota di pulau jawa ini karena keperluan pekerjaan atau kuliah. Maka tinggallah Yunita seorang diri di rumah tersebut, terkadang dia juga ditemani oleh sepupunya yang mahasiswi dari sebuah universitas negeri ternama di kota itu.

Sebagai anak ABG yang mengikuti trend masa kini, Yunita sangat gemar memakai pakaian yang serba ketat termasuk juga seragam sekolah yang dikenakannya sehari-hari. Rok abu-abu yang tingginya beberapa senti di atas lutut sudah cukup menyingkapkan kedua pahanya yang putih mulus, dan ukuran roknya yang ketat itu juga memperlihatkan lekuk body tubuhnya yang sekal menggairahkan.

Penampilannya yang aduhai ini tentu mengundang pikiran buruk para laki-laki, dari yang sekedar menikmati kemolekan tubuhnya sampai yang berhasrat ingin menggagahinya. Salah satunya adalah jacky, si tukang Cukur rambut yang ada di depan gang rumah Yunita. Jacky, pria berusia 22 tahunan itu, memang seorang pria yang berlibido tinggi, birahinya sering naik tak terkendali apabila melihat gadis-gadis cantik dan seksi melintas di hadapannya.

Sosok pribadi Yunita memang cukup supel dalam bergaul dan sedikit genit termasuk kepada Jacky yang sering mengantarkan Yunita dari jalan besar menuju ke kediaman Yunita yang masuk ke dalam gang.

Suatu sore, Yunita pulang dari sekolah. Seperti biasa Jacky mengantarnya dari jalan raya menuju ke rumah. Sore itu suasana agak mendung dan hujan rintik-rintik, keadaan di sekitar juga sepi, maklumlah daerah itu berada di pinggiran kota Bandung. Dan Jacky memutuskan saat inilah kesempatan terbaiknya untuk melampiaskan hasrat birahinya kepada Yunita. Ia telah mempersiapkan segalanya, termasuk lokasi tempat dimana Yunita nanti akan dikerjai. Jacky sengaja mengambil jalan memutar lewat jalan yang lebih sepi, jalurnya agak jauh dari jalur yang dilewati sehari-hari karena jalannya memutar melewati areal Perkebunan.


“Lho koq lewat sini Bang?”, tanya Yunita.
“Di depan ada kawinan, jadi jalannya ditutup”, bujuk Jacky sambil terus meng-gas motornya.

Dengan sedikit kesal Yunita pun terpaksa mengikuti kemauan Jacky yang mulai meng-gas motornya agak cepat. Setelah sampai pada lokasi yang telah direncanakan Jacky, yaitu di sebuah bangunan tua di tengah areal Perkebunan, tiba-tiba Jacky membelokkan Motor masuk ke dalam gedung tua itu.

“Lho kenapa masuk sini Bang?”, tanya Yunita
“Hujan..”, jawab Jacky sambil menghentikan Motornya tepat di tengah-tengah bangunan kuno yang gelap dan sepi itu. Dan memang hujan pun sudah turun dengan derasnya.

Bangunan tersebut adalah bekas pabrik tebu yang dibangun pada jaman belanda dan sekarang sudah tidak dipakai lagi, paling-paling sesekali dipakai untuk gudang warga. Keadaan seperti ini membuat Yunita menjadi semakin panik, wajahnya mulai terlihat was-was dan gelisah.

“Tenang.. Tenang.. Kita santai dulu di sini, daripada basah-basahan sama air hujan mending kita basah-basahan keringat..”, ujar Jacky sambil menyeringai turun dari Motornya dan menghampiri Yunita yang masih duduk di atas motor.

Bagai tersambar petir Yunita pun kaget mendengar ucapan Jacky tadi.

“A.. Apa maksudnya Bang?”, tanya Yunita sambil terbengong-bengong.
“Adek cantik, kamu mau ini?” Jacky tiba-tiba menurunkan celana komprangnya, mengeluarkan penisnya yang telah mengeras dan membesar.

Yunita terkejut setengah mati dan tubuhnya seketika lemas ketika melihat pemandangan yang belum pernah dia lihat selama ini.

“Ja.. Jaangan Pak.. Jangann..” pinta Yunita dengan wajah yang memucat.

Sejenak Jacky menatap tubuh Yunita yang menggairahkan, dengan posisinya yang duduk itu tersingkaplah dari balik rok abu-abu seragam SMU-nya kedua paha Yunita yang putih bersih itu. Kaos kaki putih setinggi betis menambah keindahan kaki gadis itu. Dan di bagian atasnya, kedua buah dada ranum nampak menonjol dari balik baju putih seragamnya yang berukuran ketat.

“Ampunn Pak.. Jangan Pak..”, Yunita mulai menangis dalam posisi duduknya sambil merapatkan badan ke sandaran Dinding, seolah ingin menjaga jarak dengan Jacky yang semakin mendekati tubuhnya.

Tubuh Yunita mulai menggigil namun bukan karena dinginnya udara saat itu, tetapi tatkala dirasakannya sepasang tangan yang kasar mulai menyentuh pahanya. Tangannya secara refleks berusaha menampik tangan Jacky yang mulai menjamah paha Yunita, tapi percuma saja karena kedua tangan Jacky dengan kuatnya memegang kedua paha Yunita.

“Oohh.. Jangann.. Pak.. Tolongg.. Jangann..”, Yunita meronta-ronta dengan menggerak-gerakkan kedua kakinya. Akan tetapi Jacky malahan semakin menjadi-jadi, dicengkeramnya erat-erat kedua paha Yunita itu sambil merapatkan badannya ke tubuh Yunita.

Yunita pun menjadi mati kutu sementara isak tangisnya menggema di dalam ruangan yang mulai gelap dan sepi itu. Kedua tangan kasar Jacky mulai bergerak mengurut kedua paha mulus itu hingga menyentuh pangkal paha Yunita. Tubuh Yunita menggeliat ketika tangan-tangan jacky mulai menggerayangi bagian pangkal paha Yunita, dan wajah Yunita menyeringai ketika jari-jemari jacky mulai menyusup masuk ke dalam celana dalamnya.

“Iiiiiihh..”, pekikan Yunita kembali menggema di ruangan itu di saat jari jacky ada yang masuk ke dalam liang vaginanya.

Tubuh Yunita menggeliat kencang di saat jari itu mulai mengorek-ngorek lubang kewanitaannya. Desah nafas jacky semakin kencang, dia nampak sangat menikmati adegan ‘pembuka’ ini. Ditatapnya wajah Yunita yang megap-megap dengan tubuh yang menggeliat-geliat akibat jari tengah jacky yang menari-nari di dalam lubang kemaluannya.

“pluk.. pluk.. pluk..”, terdengar suara dari bagian selangkangan Yunita. Saat ini lubang kemaluan Yunita telah banjir oleh cairan kemaluannya yang mengucur membasahi selangkangan dan jari-jari jacky.

Puas dengan adegan ‘pembuka’ ini, jacky mencabut jarinya dari lubang kemaluan Yunita. Yunita nampak terengah-engah, air matanya juga meleleh membasahi pipinya. jacky kemudian menarik tubuh Yunita turun dari Motor, gadis itu dipeluknya erat-erat, kedua tangannya meremas-remas pantat gadis itu yang sintal sementara Yunita hanya bisa terdiam pasrah, detak jantungnya terasa di sekujur tubuhnya yang gemetaran itu. jacky juga menikmati wanginya tubuh Yunita sambil terus meremas remas pantat gadis itu.

Selanjutnya jacky mulai menikmati bibir Yunitaa yang Tipis dan sensual itu, dikulumnya bibir itu dengan rakus bak seseorang yang tengah kelaparan melahap makanan.

“Eemmgghh.. Mmpphh..”, Yunita mendesah-desah di saat jacky melumat bibirnya. Dikulum-kulum, digigit-gigitnya bibir Yunita oleh gigi dan bibir jacky yang kasar dan bau rokok itu. Ciuman jacky pun bergeser ke bagian leher gadis itu.
“Oohh.. Eenngghh..”, Yunita mengerang-ngerang di saat lehernya dikecup dan dihisap-hisap oleh jacky.

Cengkeraman jacky di tubuh Yunita cukup kuat sehingga membuat Yunita sulit bernafas apalagi bergerak, dan hal inilah yang membuat Yunita pasrah di hadapan jacky yang tengah memperkosanya. Setelah puas, kini kedua tangan kekar jacky meraih kepala Yunita dan menekan tubuh Yunita ke bawah sehingga posisinya berlutut di hadapan tubuh jacky yang berdiri tegak di hadapannya. Langsung saja oleh jacky kepala Yunita dihadapkan pada penisnya.

“Ayo.. Jangan macam-macam dek cantik.. Buka mulut kamu”, bentak jacky sambil menjambak rambut Yunita.

Takut pada bentakan Yunita, Yunita tak bisa menolak permintaannya. Sambil terisak-isak dia sedikit demi sedikit membuka mulutnya dan segera saja jacky mendorong masuk penisnya ke dalam mulut Yunita.

“Hmmphh..”, Yunita mendesah lagi ketika barang menjijikkan itu masuk ke dalam mulutnya hingga pipi Yunita menggelembung karena batang kemaluan jacky yang menyumpalnya.
“Accchh..” sebaliknya jacky mengerang nikmat. Kepalanya menengadah keatas merasakan hangat dan lembutnya rongga mulut Yunita di sekujur batang kemaluannya yang menyumpal di mulut Yunita.

Yunita menangis tak berdaya menahan gejolak nafsu jacky. Sementara kedua tangan jacky yang masih mencengkeram erat kepala Yunita mulai menggerakkan kepala Yunita maju mundur, mengocok penisnya dengan mulut Yunita. Suara berdecak-decak dari liur Yunita terdengar jelas diselingi batuk-batuk.

Beberapa menit lamanya jacky melakukan hal itu kepada Yunita, dia nampak benar-benar menikmati. Tiba-tiba badan jacky mengejang, kedua tangannya menggerakkan kepala Yunita semakin cepat sambil menjambak-jambak rambut Yunita. Wajah jacky menyeringai, mulutnya menganga, matanya terpejam erat dan..

“Aacckhh..”, jacky melengking, croot.. croott.. crroott..

Seiring dengan muncratnya cairan putih kental dari kemaluan jacky yang mengisi mulut Yunita yang terkejut menerima muntahan cairan itu. Yunita berusaha melepaskan batang penis jacky dari dalam mulutnya namun sia-sia, tangan jacky mencengkeram kuat kepala Yunita. Sebagian besar sperma jacky berhasil masuk memenuhi rongga mulut Yunita dan mengalir masuk ke tenggorokannya serta sebagian lagi meleleh keluar dari sela-sela mulut Yunita.

“Ahh”, sambil mendesah lega, jacky mencabut batang kemaluannya dari mulut Yunita

Nampak batang penisnya basah oleh cairan sperma yang bercampur dengan air liur Yunita. Demikian pula halnya dengan mulut Yunita yang nampak basah oleh cairan yang sama. Yunita meski masih dalam posisi terpaku berlutut, namun tubuhnya juga lemas dan shock setelah diperlakukan jacky seperti itu.

“Sudah Pak.. Sudahh..” Yunita menangis sesenggukan, terengah-engah mencoba untuk ‘bernego’ dengan jacky yang sambil mengatur nafas berdiri dengan gagahnya di hadapan Yunita.

Nafsu birahi yang masih memuncak dalam diri jacky membuat tenaganya menjadi kuat berlipat-lipat kali, apalagi dia telah menenggak jamu super kuat demi kelancaran hajatnya ini sebelumnya. Setelah berejakulasi tadi, tak lama kemudian nafsunya kembali bergejolak hingga batang kemaluannya kembali mengacung keras siap menerkam mangsa lagi.

jacky kemudian memegang tubuh Yunita yang masih menangis terisak-isak. Yunita sadar akan apa yang sebentar lagi terjadi kepadanya yaitu sesuatu yang lebih mengerikan. Badan Yunita bergetar ketika jacky menidurkan tubuh Yunita di lantai gudang yang kotor itu, Yunita yang mentalnya sudah jatuh seolah tersihir mengikuti arahan jacky.

Setelah Yunita terbaring, jacky menyingkapkan rok abu-abu seragam SMU Yunita hingga setinggi pinggang. Kemudian dengan gerakan perlahan, jacky memerosotkan celana dalam putih yang masih menutupi selangkangan Yunita. Kedua mata jacky pun melotot tajam ke arah kemaluan Yunita. Kemaluan yang merangsang, ditumbuhi rambut yang tidak begitu banyak tapi rapi menutupi bibir vaginanya, indah sekali.

jacky langsung saja mengarahkan batang penisnya ke bibir vagina Yunita.Yunita menjerit ketika jacky mulai menekan pinggulnya dengan keras, batang penisnya yang panjang dan besar masuk dengan paksa ke dalam liang vagina Yunita.

“Aakkhh..”, Yunita menjerit lagi, tubuhnya menggelepar mengejang dan wajahnya meringis menahan rasa pedih di selangkangannya.

Kedua tangan Yunita ditekannya di atas kepala, sementara ia dengan sekuat tenaga melesakkan batang kemaluannya di vagina Yunita dengan kasar dan bersemangat.

“Aaiihh..”, Yunita melengking keras di saat dinding keperawanannya berhasil ditembus oleh batang penis jacky. Darah pun mengucur dari sela-sela kemaluanYunita.
“Ohhss.. Hhsshh.. Hhmmh.. Eehhghh..” jacky mendesis nikmat.

Setelah berhasil melesakkan batang kemaluannya itu, jacky langsung menggenjot tubuh Yunita dengan kasar.

“Oohh.. Oogghh.. Oohh..”, Yunita mengerang-ngerang kesakitan. Tubuhnya terguncang-guncang akibat gerakan jacky yang keras dan kasar. Sementara jacky yang tidak peduli terus menggenjot Yunita dengan bernafsu. Batang penisnya basah kuyup oleh cairan vagina Yunita yang mengalir deras bercampur darah keperawanannya.

Sekitar lima menit lamanya jacky menggagahi Yunita yang semakin kepayahan itu, sepertinya jacky sangat menikmati setiap hentakan demi hentakan dalam menyetubuhi Yunita, sampai akhirnya di menit ke-delapan, tubuh jacky kembali mengejang keras, urat-uratnya menonjol keluar dari tubuhnya yang hitam kekar itu dan jacky pun berejakulasi.

“Aahh..” jacky memekik panjang melampiaskan rasa puasnya yang tiada tara dengan menumpahkan seluruh spermanya di dalam rongga kemaluan Yunita yang tengah menggelepar kepayahan dan kehabisan tenaga karena tak sanggup lagi mengimbangi gerakan-gerakan jacky.

Dan akhirnya kedua tubuh itupun kemudian jatuh lunglai di lantai diiringi desahan nafas panjang yang terdengar dari mulut jacky. jacky puaaaas sekali karena telah berhasil melaksanakan hajatnya yaitu memperkosa gadis cantik yang selama ini menghiasi pandangannya dan menggoda dirinya.

Setelah rehat beberapa menit tepatnya menjelang Isya, akhirnya jacky dengan motor kembali mengantarkan Yunita yang kondisinya sudah lemah pulang ke rumahnya. Karena masih lemas dan akibat rasa sakit di selangkangannya, Yunita tak mampu lagi berjalan normal hingga jacky terpaksa menuntun gadis itu masuk ke dalam rumahnya.

Suasana di lingkungan rumah yang sepi membuat jacky dengan leluasa menuntun tubuh lemah Yunita hingga sampai ke teras rumah dan kemudian mendudukkannya di kursi teras. Setelah berbisik ke telinga Yunita bahwa dia berjanji akan datang kembali untuk menikmati tubuhnya yang molek itu, jacky pun kemudian meninggalkan Yunita dengan  motornya menghilang di kegelapan malam, meninggalkan Yunita yang masih terduduk lemas di kursi teras rumahnya


Posted by Anonim on - Rating: 4.5
Title : Cerita Sex Terbaru 2012 | Rok Mini,ketat Gadis SMU
Description : Cerita Dewasa Terbaru Rok Miniku dan ketat gadis smu Cerita Dewasa ini mengisahkan sebuah cerita dewasa tentang pergaulan yang te...

Share to

Facebook Google+ Twitter

0 Response to "Cerita Sex Terbaru 2012 | Rok Mini,ketat Gadis SMU"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

SELENGKAP NYA

Bola Hari ini & Foto Hot
Cerita - Dewasa - 69
Foto Sexy 69
Cerita Sex 08
Prediksi Togel Hari Ini

Populer Post

  • Gambar bugil gadis jepang cantik
  • Foto Telanjang Cewek SMA Cantik Terbaru 2013
  • Foto telanjang anak SMA
  • Foto Bugil Anak SMK Terbaru Bulan Juni 2013

Kategory

Anak Sekolah aplikasi facebook Berita Hari Ini Biodata Selebrities blogging Browser Cerita Lucu cerita rakyat Cerita sex Cheat Atlantica Cheat Pb China download film dewasa Foto Artis Foto Hot foto panas artis Indonesia Info Selebriti informasi menarik Jepang Kata Mutiara kesehatan korea Otomotif Prediksi Bola Prediksi Togel Tangga lagu Trick dan tips U.S Video ARTIS

Site Info


STATISTIK

Copyright © 2012 Cerita Sex - X - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger