Cerita Sex -X- kembali lagi memposting cerita dewasa buat agan agan sekalian.cerita ini terjadi sewaktu hari valentine,velentine seharus nya hari yang mengesankan bagi bro/sis yang punya pasangan,tapi valentine bisa berubah menjadi hari yang paling menyeramkan bagi seorang siswi SMP yang bernama Tika,jadi bagi para wanita yang ingin merayaan valentine pikir pikir dulu yah :D
Kisah ini adalah cerita seks asli yang
berdasarkan pengalaman seorang siswi smp,
Bunga-bunga bertaburan indah didepan mata Tika, aromanya nyaman di
hidung membangkitkan semangat untuk segera meraupnya. Tak tersisa. Dia
pun jingkrak-jingkrak. Ya, ini kali pertama Tika diijinkan Ayahnya untuk
keluar dengan Dev, pacarnya. Setelah pertaruhan argumen dan sedikit
ancaman dari Tika akan mengurung diri di kamar jika tak diijinkan
keluar. Maklumlah Tika adalah anak perempuan satu satunya. Dan bukan
pertama kalinya keinginannya harus dipenuhi. Meski menyimapan
kekhawatiran Ayah dan Ibunya terpaksa mengijinkannya. Kata terakhir yang
keluar sebelum mereka pergi adalah “ Dev, saling Menjaga ya?”. Bukan
tak mempercayai Dev, tapi mereka sama-sama masih SLTP, masih terlalu
kecil untuk diamanahi apapun.
Seperti burung lepas kandang, mereka terbang jauh mengelilingi
batas-batas daerah, mereka tak sadar musuh tentunya siap-siap dengan
taringnya. Sampailah mereka jauh dari Desa, dari pantauan kakak Tika,
orangtua dan masyarakat yang akan membela mereka. Taman Rimba. Ya
letaknya didalam Kota. Meski dalam Kota, taman ini adalah hutan buatan
tempat binatang yang dilindungi. Biasanya jika disiang hari tempat ini
dijadikan liburan keluarga. Hiburan murah meriah sambil mengenal satwa
bagi anak anak mereka. Dev memilih tempat ini karena pada malam itu akan
banyak pasangan ABG yang merayakan Hari Valentine dan mencatatkan
moment paling berharga dalam sejarah percintaan mereka.
***
“Dev, kita pulang yuk!” Tika mulai jengah dengan suasana taman, makin
malam makin banyak muda mudi yang datang. Sebagian dari mereka bertahan
tetap di arena menikmati acara yang disediakan panitia. Ada juga yang
menghabiskan waktu dengan keliling taman, duduk-duduk, tak sekali Tika
jumpai pasangan sedang berpelukan, lip kissing seperti yang dilihatnya
di film-film percintaan Korea bahkan lebih… Saat itu sulit dibedakan
mana penghuni taman rimba dan mana yang pengunjungnya.
“Bentar lagi Tika, sayangkan jauh-jauh kita cepat pulang. Acaranya baru
juga dimulai. Siapa tau nanti kita dapat doorprize atau kita dinobatkan
jadi pasangan paling mesra. Apa kamu gak ingin kita selalu mengingat
moment ini. Ketika semua orang memandang iri”. Manjur, perkataan Dev
meluluhkan hati Tika untuk tetap bertahan. Dev adalah cinta pertamanya.
Dia sangat menyayangi lelaki itu dan tak ingin buat dia kecewa.
Jam menunjukan pukul 21.40 WIB ketika Tika melihat jam pada
handphonenya. Ada banyak panggilan tak terjawab disana. Ia lupa untuk
mengubah nada silent dari sepulang sekolah tadi. “ Tika kamu dimana?
Lekas pulang! “, itu sms yang dikirim kakaknya. Hendra. Ren semakin
gusar.
“Dev, pokoknya kita pulang sekarang! Ayah cemas. Ini sudah terlalu
malam.” Dev hanya pandangi wajah kekasihya itu sekilas dengan gurat
kecewa. Karena ia masih ingin menikmati acara demi acara. Dev berlalu
menuju tempat parkiran. Tika mengambil helm dari tangan Dev masih tetap
dengan isyarat sunyi.
Suasana mencekam, gelap dan sunyi, suara sound speaker terdengar sangat
jauh. Tiba-tiba motor yang dikendarai Dev mogok. Bagi orang yang waras
tentu lebih memilih tidur berselimut dirumah dari pada keluyuran. Kalau
tidak karena permintaan Dev tentu Tika lebih memilih dirumah saja. Tika
masih mengingat permohonan Dev.
“ Tika, sekali ini saja, malam Valentine. Malam kasih sayang. Malam
seluruh dunia berbahagia. Merayakan!. Besok jam sekolah kosong juga
hanya diisi eskul kan?”. “Menyesalkah ? entahlah dilain sisi Tika juga
menikmati setiap detik, menit dan seluruh waktu bersama Dev. Setiap
getaran yang mengalir mengingatkan pada Tika, mungkin cinta memerlukan
pengorbanan. Pengorbanan ?
Pada akhirnya Tika benar benar dituntut untuk berkorban. Pengorbanan
yang tak pernah diharapkan. Dibayangkan, oleh Dev, dirinya atau siapapun
juga. Pengorbanan yang sia sia. Konyol. Sewaktu motor Dev mogok, dua
orang pria tinggi besar berpawakan polisi menghampiri.
“kalian disini ngapain?” Tanya seorang lelaki yang berambut ikal kepak
“ motor kami mogok, Bang! “
“Alasan! Kalian mau mesum ya ?”
“ bener! gak bang! Jawab Dev, yang mulai menciut mentalnya. Pasalnya dua lelaki itu membentak.
“ikut kami! Ajak lelaki itu setelah bertanya alamat dan kartu pelajar.
Lelaki perpawakan polisi itu mengintrogasi Dev dan Tika secara terpisah.
“ kamu pasti sudah mesum ? kamu sudah tak perawan kan ? Tanya lelaki itu ke Tika
“ Tika hanya terisak pasalnya dia takut suara tinggi, bentakan. Orang
tuanya tak pernah membentaknya. Ditambah lagi suasana hutan yang gelap,
hanya cahaya handphone dari lelaki asing itu. “Dev, dimana kau ?“
pikirnya.
“Dev!!!” hanya kata itu yang sanggup keluar. Sekarang Tika benar-benar
takut bukan saja karena bentakan tapi laki-laki itu menyusupkan
tangannya dikemeja Tika
“ Alahhh!, kamu juga sudah tidak perawankan?, jangan berisik ! Sal yang
dipake Tika berpindah membungkam mulutnya. Tenaga lelaki itu terlalu
kuat. Tika tak dapat berbuat apa apa dan tak mengetahui apa apa? Hal
buruk telah menimpanya.
Ditempat yang berbeda Dev dimintai uang dan handphonenya. Jika tidak
diberikan maka akan diancam dimasukan ke kantor polisi. Nyali Dev yang
masih SLTP tak bertahan, dan tidak bisa berpikir panjang. Apalagi ia
berasal dari Desa. Mentalnya bertekuk lutut diserahkan uang tiga puluh
ribuan itu beserta handphonenya.
***
“ arrrgh! Kenapa kamu tak bilang dari tadi Tika? Geraham Dev saling
bertemu. Geram. Setelah mendengar pengakuan Tika. Dia putar motornya
kearah tempat dimana motornya tadi mogok. Dia putari seluruh taman. Sia
sia. Tidak ia temui dua lelaki tersebut. Putus harapan ia beranikan diri
untuk menghampiri pos satpam penjagaan dan menanyakan tentang dua
lelaki tersebut. Tapi penjaga mengaku tidak mengenali sama sekali dengan
ciri ciri yang disebutkan. “ kalau polisi yang patroli disini biasanya
pake seragam Dek” jelas penjaga tersebut. Setitik jalan keluar tak
mereka temui sedikitpun, semua tertutup. Gelap dan semakin gelap seperti
hari yang hampir mendekati tengah malam. Dev dan Tika merayakan hari
Valentine penuh dengan tangis. Tangis yang tak akan pernah kering sampai
kapanpun.
***
Tika pagi pagi sekali datang ke sekolah. Ia sangat bingung harus
bagaimana. Ingin segera ia bertemu dengan Dev. Matanya tak terpejam
barang semenitpun. Bukan karena berkumpulnya rindu seperti hari biasa
tapi karena kecemasan dan rasa shok bersekongkol disana. Tak disangkanya
Dev sudah berada di kelas. Senyumanya berubah menjadi masam. Dia lihat
Dev bersama Sri. Dilihatnya coklat ditangan Sri. “Dev, beri aku
penjelasan?” ditariknya Dev kebelakang kelas.
“Tika, maaf aku masih jejaka. Gila!, kalau aku memperoleh yang tidak
perawan”. Jawab Dev sambil menunduk. Sri sudah lama mencintaiku. Tidak
salahnya aku mengobati kekecewaan ini dengannya. Aku kecewa Tika. Aku
shok”. Sekarang Tika yang benar benar merasa gila. Tangisnya sudah
kering. Badannya kehilangan kekuatan. Disandarkannya lama di tiang
bangunan. Sunyi. Sampai tanda bel masuk berbunyi.
“ Maaf Tika, kuharap kamu baik-baik saja. Yuk kita masuk”. Kata Dev sambil berlalu.
***
Hari ini ruang kelas terpisah antara laki-laki dan perempuan. Kegiatan
eskul hari ini diisi dengan kegiatan Rohis. Miss. Salsabillah adalah
guru Bahasa Inggris yang dipercaya Kepala Sekolah sebagai tutor kegiatan
Rohis di kelas dua. Kelasnya Tika. Banyak murid yang menyukainya,
suaranya lembut, teduh, tak pernah marah-marah dan yang terpenting
adalah dia bisa diterima oleh anak-anak dalam memberikan tausyiah
meskipun dia bukanlah lulusan dari pesantren atau sekolah tinggi agama.
Kedahsyatan dalam mencari ilmu Agama secara otodidak mengantarkannya
menjadi sesosok muslimah yang ideal.
Betapa terkejutnya dia ketika sampai dikelas semua murid mengucapkan “
Happy Valentine Miss! Secara serentak. Wow. Disela kebingungannya
murid-murid menyisipkan coklat, bunga atau entah apa isinya yang
dibungkus rapi bersama sampul warna pink. Dia tak pernah merayakannya.
Saat itu adalah waktu yang tepat untuk mengembalikan Aqidah dan
menghapus lata murid yang ikut-ikutan merayakan Valentine.
“hari ini hari Valentine? Tanya Salsabillah kepada muridnya setelah kondisi lumayan tenang.
“ Iya Miss “
“Apa itu Valentine ?”
“Ah, Miss kolot masak hari gini gak ngerti valentine. Capek deh!!!” kata seorang murid.
Murid yang lain menimpali, “ hari kasih sayang Miss,”
“siapa yang bilang?” menarik perhatian muridnya. Suasana sunyi. “ sudah
biasa Miss, kami ngerayain kata seorang murid yang agak jangkung “.
Salsabillah mengelus dada di perdesaan seperti ini berita atau kabar
kekafiran cepat sekali menyebar dan itu diikuti.
“ masih ingat dengan ayat yang mengatakan jangan mengikuti sesuatu tanpa
ilmu pengetahuan?”. Kembali sunyi. Kemudian Billah melanjutkan, “kita
tidak boleh mengikuti perayaan Valentine karena ini adalah kebiasaan
orang orang kafir. Mau kita dimasukan kepada golongan orang orang
kafir?”. Murid-muridpun menggeleng tanpa suara. Dari bangku paling ujung
seorang murid bertanya, “ kenapa Miss? Kan Valentine bukan untuk orang
berpacaran saja tapi juga untuk anak ke orang tua, sesama teman dan
dengan guru. Bukankah itu baik? Kenapa dibilang mengikuti orang orang
kafir. Kalau untuk yang pacaran bolehlah dibilang begitu.” Salsabillah
tersenyum berarti tausyiah tentang haramnya pacaran minggu kemarin masuk
kepemikiran anak muridnya. Kemudian Salsabillah mulai bercerita tentang
asal usul kenapa Valentine itu haram. Diputarnya memori tentang asal
usul ini yang pernah ia baca dari majalah Islam.
“ Valentine itu berasal dari nama seorang Santo yang dibunuh karena ia
menentang Raja Claudius II yang melarang para pemuda untuk menikah pada
zaman itu. Menurut Raja, pemuda yang menikah tidak bisa berkonsentrasi
dalam berperang. Pada waktu itulah St. Valentine membangkang, ia tetap
menikahkan pemuda-pemuda tersebut. Tapi lambat laun ia ketahuan. Raja
marah lalu membunuhnya. Untuk mengenang dan mengagungkan keberanian sang
Santo maka dikenallah pada hari kematiannya sebagai hari kasih sayang
yaitu pada tanggal 14 Februari. Selain itu orang Eropa percaya pada
tanggal tersebut adalah musim semi atau musim kawin. Makanya banyak
orang-orang didunia yang ikut-ikutan ngerayain. Jadi bagi kita muslimah
kita harus pahami sejarah ini. Perayaan ini tidak ada dalam Islam. Agar
kelak kita tidak menyesal karena termasuk golongan kafir. Kalau kita
ikut-ikutan ngerayain, kita tak ada bedanya dengan mereka seperti sabda
Nabi Shallallahu ‘alahi wasalam “ barang siapa menyerupai suatu kaum
berarti ia termasuk golongan mereka (HR. abu Daud ). Jadi jangan asal
asal ikutan ya? Jika untuk memperingati hari kasih sayang bisa kok tiap
hari tanpa mengkhususkan hari hari tertentu. Jadi masih mau ikutan
merayakan Valentine nih? Mau digabunggin sama orang-orang kafir ?“ Tanya
Sallabillah. Ia pandangi semua isi kelas. Ia lahap semua mata
murid-muridnya. Semua tertunduk. Ada yang paham. Ada yang nyeletuk “ ih,
Miss ni gak gaul banget, apa apa gak boleh”. Ia tersenyum dan berdo’a
semoga diberikan hidayah dan pemahaman kepada murid muridnya. Dibangku
nomor tiga ia tangkap sesosok Tika, tidak seperti biasa. Wajahnya pucat,
ketika beradu pandang, matanya penuh dengan ketakutan.
***
Tika masih hanyut dalam pikirannya. Seandainay Tika dengarkan kata-kata
Salsabillah untuk tidak berpacaran tentu tak akan seperti ini. Dulu dia
tidak percaya kata-kata Salsabillah. Menurut Tika pacaran bukanlah
berzina seperti yang dikatakan Salsabillah. Baginya pacaran hanya untuk
memotivasi dia belajar. Semua sudah terlambat, Dev yang diharapkan bisa
jadi motivasi belajar adalah lelaki brengsek yang tak punya hati sama
sekali. Tapi Dev juga tidak bisa disalahkan, siapa yang mau dengan
perempuan yang tak perawan? Lalu siapa yang disalahkan! Tuhan ? bukankah
Tuhan sudah menegurnya, memanggilnya untuk tidak mendekati zina,
sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan
yang buruk (Al-Isra :32 ). “menagislahlah nak!, menagislah kalau kamu
belum siap cerita sekarang, Ibu tunggu. Menangislah!, jika buatmu
tenang!”. Diberikannya punggung Salsabillah. Mereka berdua berpelukan
seperti seorang anak dan Ibunya. Tika terus menangis, ia mulai mengerti
sebenarnya hidup ini memang penuh tangis entah tangis diciptakan karena
kesalahan diri sendiri, entah karena orang lain atau memang waktunya
harus menagis.
tapi entah kenapa setelah kejadian tersebut hari demi hari Tika semakin binal.
ntah apa alasannya berbuat demikian,Tika sekarang telah memiliki pacar baru yang bernama Riki
dengan riki lah Tika sering berbuat mesum
hari demi hari dilewatinya untuk merasakan surga dunia.
ketika malam itu Riki datang menjemput Tika,yah untuk melakukan aktifitas mereka berdua
Riki
: "Tik,,Tik,,Tika"
Tika: "ya.bentar..sayang aku lagi ganti baju nih,, tunggu bentar yah"
setelah lumayan menunggu akhirnya Tika keluar
Riki: "ganti baju apa kesalon neng"
Tika hanya tertawa manja dan langsung menarik hidung nya Riki
mereka melanjutkan pembicaraan di dalam mobil.
Tika: "kita mw kemana say?"
Riki: " ke wisma tante aku,, soal nya tante lagi keluar kota"
Tika: " yah udah lah"
setelah tiga puluh menit berlalu meraka sampai di tempat tujuan. saat di Riki berjalam menuju arah Teller
Teller wanita itu langsung mengenali Riki.
Teller: ehh mas Riki, mau ngapain mas?"
Riki: mau beli es teh mbak.. jelas jelas kalo orang ke wisma yah mesen kamar lah"
Teller: "hahaha mas riki bisa aja,untung aja mas riki ga telat,soal nya kamar tinggal satu.
Riki: "nomor berapa?"
Teller: "nomor 10"
Riki: "yah udah makasih yah"
sambil berjalan ke arah kamar yg di tuju Riki diam diam meninggal kan nomor Hp nya kepada Teller wanita tadi
begitu sampai kekamar Tika langsung ke toilet untuk membersih kan tubuh nya dan mewangikan dirinya.
setelah sekitar 5 mennit Tika keluar tampa busana yang membuat nafsu Riki meningkat derastis,
Tika menghampiri Riki dan langsung melumat bibit Riki,,Riki hanya bisa menikmati permainan yang di ciptakan oleh Tika.
setelah bosan dengan dengan bibir Riki,, Tika langsung memasukkan batang kemaluan Riki kemulut nya
Riki hanya bisa mendesis ahhhhhhhhhh terus say ahhhhhhhh
semakin Riki kenikmatan semakin aktif Tika memainkan lidah nya di batang kemaluan Riki
seakan tak kuat lagi menahan,, Riki langsung melepas kan batang kemaluan nya dari kuluman tika dan bertukar posisi,, kini Riki yg diatas dan Tika yang di bawah.
Riki mulai memberikan sedikit tegangan kepada Tika,,eperti ingin membalas dendam,
Riki menjilati tubuh Tika yang membuat Tika kejang kejang sakin nikmatnya jilatan dari Riki
setelah cukup lama melakukan porplay.. Riki langsung mamasuk kan batang kemaluan nya ke dalam memek nya tika...emmm ah ki pelan pelan dong, aku ga mw maen cepet.
aaaaahhh yah udah deh say aku nurut aja sama kamu.... Tika mendorong Riki dengan lembut ... dan lalu Tika nungging Riki langsung mengerti apa yg dimau oleh Tika,, Riki kembali lagi memasukkan peler nya ke kemaluan Tika
"aah ah ah aduh ki enak kali punya mu''
Tika memutar tubuh nya dan ingin kembali bertukar posisi..
kini Tika yang diatas... Tika terus menggoyang kan pinggang nya ... memberikan sensasi berbeda kepada Riki
tiba tiba Tika langsung mengeluar kan peler Riki dari kemaluan nya..
Riki bertanya "kenapa yank?"
Tika:" aku dah keluar, bentarr yah romeo aku mw bersiin dulu di toilet"
Tika bergegas ke toilet dan membersihkan kemaluan nya dari cairan lendir dari vagina nya..dan setelah bersih dia kembali kepada romeo nya
sebelum melakukan permainan nya lagi Tika mengocokkan peler nya Riki sampai kembali mengeras...dan setalh peler nya Riki keras Tika langsung menindih RIki dan memasukkan peler Riki ke vaginanya
permainan semakin panas dah semakin erotis... Tika yg awal nya ingin maen "pelan-pelan" malah mintak tempo nya si Riki di cepetin lagi....dan Riki terus mengikuti kemauan Tika..
dan Riki telah sampai pada klimaks nya..
dia mencabut batang kemaluan nya dari liang vaginanya si Tika dan langsung menyembur kan cairan sperma nya ke muka Tika
Riki: " bersihin dong yank"
Tika menuruti permintaan Riki dan langsung mengulum peler Riki dan di jilati sampai bersih Tika pun tak ingin melawat kan 1 tetes pun
itulah yang menjadi rutinitas Tika setelah kejadian Valentine berdarah itu
karna Wanita akan merasa dirinya rendah bila dia telah kehilangan keperawanan nya
jadi kalau mw ngerayain valentine pikir pikir aja dulu
Cerita Sex Terbaru 2013 Valentine Berdarah